Peringatan Keamanan: Kerentanan CVE-2026-23918 pada Apache HTTP Server Berpotensi Eksekusi Kode Jarak Jauh

Peringatan Keamanan: Kerentanan CVE-2026-23918 pada Apache HTTP Server Berpotensi Eksekusi Kode Jarak Jauh

Banda Aceh-CSIRT mengimbau seluruh Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh untuk mewaspadai kerentanan pada perangkat lunak Apache HTTP Server yang teridentifikasi dengan nomor CVE-2026-23918. Kerentanan ini memperoleh skor CVSS v3.1 sebesar 8.8 (High) dan diklasifikasikan oleh Apache Software Foundation sebagai tingkat keparahan Important.

Mengingat Apache HTTP Server banyak dipakai sebagai web server pada berbagai aplikasi layanan publik, kerentanan ini berpotensi menimbulkan dampak yang luas apabila tidak segera ditangani.

Ikhtisar

CVE-2026-23918 merupakan kerentanan double free pada penanganan protokol HTTP/2 (modul mod_http2) di Apache HTTP Server versi 2.4.66. Kerentanan ini dapat dipicu dari jarak jauh oleh penyerang tanpa otentikasi melalui rangkaian frame HTTP/2 yang disusun secara khusus.

Eksploitasi yang berhasil dapat menyebabkan proses Apache mengalami kegagalan (denial of service), dan pada kondisi tertentu berpotensi berujung pada eksekusi kode arbitrer (Remote Code Execution) di server yang terdampak.

Dampak

Eksploitasi yang berhasil dapat memberi penyerang konsekuensi sebagai berikut:

  • Gangguan layanan yang parah hingga web server tidak dapat diakses (aspek ketersediaan).
  • Pada kondisi tertentu, eksekusi kode arbitrer yang dapat berujung pada pengambilalihan server (aspek integritas dan kerahasiaan).
  • Pemanfaatan server yang dikuasai sebagai titik pijak untuk menyerang sistem lain di jaringan internal.

Sistem yang Terdampak

ProdukVersi TerdampakVersi Perbaikan
Apache HTTP Server2.4.66 (dengan modul mod_http2 aktif)2.4.67

Detail Teknis

Akar masalah berada pada jalur pembersihan (cleanup) stream HTTP/2 di dalam berkas h2_mplx.c pada modul mod_http2.

Kerentanan dipicu ketika klien mengirimkan frame HEADERS HTTP/2 yang segera disusul dengan frame RST_STREAM berkode galat non-nol pada stream yang sama, sebelum komponen multiplexer sempat mendaftarkan stream tersebut. Kondisi early reset ini menyebabkan satu blok memori dibebaskan dua kali (double free).

Pembebasan ganda dapat merusak struktur manajemen memori internal. Pada skenario tertentu, kondisi ini berpotensi dimanfaatkan penyerang untuk mengarahkan alur eksekusi sehingga mencapai eksekusi kode jarak jauh tanpa otentikasi.

Rekomendasi

  • Lakukan pembaruan. Tingkatkan Apache HTTP Server ke versi 2.4.67 yang telah memuat perbaikan untuk kerentanan ini beserta empat kerentanan lain yang dirilis bersamaan.
  • Mitigasi sementara. Apabila pembaruan belum dapat dilakukan, nonaktifkan sementara protokol HTTP/2 dengan menghapus h2 dan h2c dari direktif Protocols untuk mengurangi paparan.
  • Audit konfigurasi. Periksa apakah modul mod_http2 diaktifkan dan benar-benar dibutuhkan oleh layanan.
  • Aktifkan pemantauan. Konfigurasikan pemantauan untuk mendeteksi pola permintaan HTTP/2 yang tidak wajar serta kegagalan proses server.
  • Terapkan hak akses minimal. Pastikan proses Apache berjalan dengan privilese seminimal mungkin untuk membatasi dampak apabila eksploitasi terjadi.

Perangkat Daerah yang menemukan indikasi eksploitasi atau membutuhkan pendampingan teknis dapat menghubungi Banda Aceh-CSIRT melalui kanal pelaporan resmi.

Referensi

Kembali ke Publikasi