Peringatan Keamanan: Kerentanan Kritis CVE-2026-98432 pada Linux Kernel

Peringatan Keamanan: Kerentanan Kritis CVE-2026-98432 pada Linux Kernel

Banda Aceh-CSIRT mengimbau seluruh Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh yang menggunakan Linux Kernel untuk segera melakukan pemeriksaan dan pembaruan terhadap kerentanan CVE-2026-98432. Kerentanan ini merupakan kelemahan Use-After-Free pada komponen IPv4 dengan tingkat risiko Critical dan skor 9.8.

Ikhtisar

CVE-2026-98432 adalah kerentanan Use-After-Free yang ditemukan pada komponen IPv4 dalam Linux Kernel. Masalah ini berakar pada pembebasan memori ireq_opt dan inet_opt yang masih menggunakan pemanggilan kfree biasa, alih-alih menggunakan kfree_rcu(), pada saat socket ditutup atau ketika mengalami migrasi. Kondisi tersebut memungkinkan CPU lain untuk mengakses memori opsi yang sudah dibebaskan tersebut saat sedang memproses paket SYNACK atau saat membuat child socket.

Dampak

Eksploitasi yang berhasil dapat memberikan konsekuensi sebagai berikut:

  • Sistem mengalami crash atau kegagalan sistem akibat kerusakan data memori.
  • Eksekusi kode acak (arbitrary code execution) secara langsung pada tingkat kernel sistem operasi.
  • Perilaku sistem yang tidak terduga akibat pengaksesan lokasi memori yang tidak lagi valid.

Sistem yang Terdampak

Produk Versi Terdampak Versi Perbaikan
Linux Kernel Versi 4.4 Versi Patch Terbaru

Detail Teknis

Kerentanan ini diklasifikasikan sebagai CWE-416 (Use After Free). Celah terjadi karena aplikasi di tingkat kernel terus mengacu atau menggunakan lokasi memori setelah memori tersebut dibebaskan. Penyerang dapat memicu kondisi kerentanan ini melalui manipulasi paket TCP/IPv4 yang dirancang khusus. Keberhasilan manipulasi paket ini akan mengeksploitasi kelemahan penanganan socket IPv4 pada saat CPU lain mengakses sisa memori dari ireq_opt atau inet_opt yang seharusnya sudah dinonaktifkan secara aman menggunakan mekanisme RCU (Read-Copy-Update).

Rekomendasi

  • Lakukan pembaruan kernel. Segera perbarui Linux Kernel ke versi patch terbaru yang telah mengimplementasikan kfree_rcu() untuk penanganan socket IPv4.
  • Batasi konfigurasi migrasi. Sebagai langkah mitigasi, batasi konfigurasi migrasi request socket pada parameter net.ipv4.tcp_migrate_req apabila fungsionalitas tersebut tidak benar-benar diperlukan oleh sistem.

Perangkat Daerah yang menggunakan Linux Kernel dan membutuhkan pendampingan teknis terkait pembaruan maupun mitigasi konfigurasi dapat menghubungi Banda Aceh-CSIRT melalui kanal pelaporan resmi.

Referensi

  • ID-SIRTII/CC — Security Advisory CVE-2026-98432
  • NVD — https://nvd.nist.gov/vuln/detail/cve-2026-98432
  • Ubuntu Security — https://ubuntu.com/security/CVE-2026-98432
  • OSS-Security — http
Kembali ke Publikasi